Komentarsulut - Jaringan telekomunikasi di Sulawesi Utara berhasil pulih sepenuhnya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah gempa megathrust berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tersebut.
Gempa yang terjadi pada Kamis pagi itu sempat berdampak pada ratusan infrastruktur jaringan. Dari ribuan site telekomunikasi yang ada di wilayah terdampak, sekitar 10 persen di antaranya mengalami gangguan operasional.
Meski demikian, proses pemulihan berlangsung cepat. Dalam waktu singkat, seluruh jaringan yang terdampak berhasil kembali berfungsi normal tanpa menyisakan gangguan berarti.
Gangguan yang terjadi sebagian besar disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik di sejumlah lokasi. Untuk mengatasinya, operator telekomunikasi segera mengerahkan sumber daya cadangan seperti genset agar layanan tetap berjalan selama proses pemulihan berlangsung.
Sejumlah operator besar memastikan layanan mereka kini telah kembali normal dan dapat digunakan masyarakat seperti biasa.
Pemerintah juga menegaskan bahwa infrastruktur telekomunikasi menjadi prioritas utama dalam situasi darurat. Keberadaan jaringan komunikasi yang andal dinilai sangat penting untuk mendukung koordinasi penanganan bencana serta menjaga masyarakat tetap terhubung.
Kecepatan pemulihan ini menjadi bukti kesiapan sektor telekomunikasi dalam menghadapi bencana besar, sekaligus menunjukkan pentingnya sistem yang tangguh di tengah kondisi darurat.



